Bahaya Merkuri pada Kosmetik
![]() | |
| Bahaya Merkuri |
Pemakaian kosmetik yang mengandung
Merkuri dapat mengakibatkan :
1.
Dapat memperlambat pertumbuhan janin
2.
Mengakibatkan keguguran (Kematian janin dan
Mandul)
3.
Flek hitam pada kulit akan memucat
(seakan pudar) dan bila pemakaian dihentikan, flek itu dapat / akan timbul lagi
& bertambah parah (melebar).
4.
Efek REBOUND yaitu memberikan respon
berlawanan (KULIT AKAN MENJADI GELAP/ KUSAM SAAT PEMAKAIAN KOSMETIK
DIHENTIKAN).
5.
Bagi Wajah yang tadinya bersih lambat laun akan timbul
flek yang sangat parah (lebar).
6.
Dapat mengakibatkan kanker kulit.
Unsur merkuri yang ada di kosmetik akan diserap
melalui kulit, kemudian akan dialirkan melalui darah keseluruh tubuh dan
merkuri akan mengendap di dalam ginjal yang berakibat terjadinya GAGAL GINJAL
YANG SANGAT PARAH. Merkuri dalam krim pemutih (yang mungkin tidak tercantum
pada labelnya) dapat menimbulkan keracunan bila digunakan untuk waktu lama.
Kendati cuma dioleskan ke permukaan kulit,
merkuri mudah diserap masuk ke dalam darah, lalu memasuki system saraf tubuh.
Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai
gangguan system saraf, seperti tremor (gemetar), insomnia (tidak bisa tidur),
pikun, gangguan penglihatan, ataxia (gerakan tangan tak normal), gangguan
emosi, depresi dll.
Oleh karena itu kasus keracunan merkuri sering
didiagnosis sebagai kasus Alzheimer, Parkinson, atau penyakit gangguan otak.
Produk kosmetik yang mengandung merkuri akan
menyebabkan iritasi parah pada kulit, yakni berupa kulit yang kemerah-merahan dan
menyebabkan kulit menjadi mengkilap secara tidak normal. Kondisi tersebut telah
banyak dikeluhkan oleh para konsumen yang sudah terlanjur menggunakan
produk-produk kosmetik illegal tersebut.
Produk kosmetik bermerkuri umumnya menjanjikan
wajah putih dalam tempo singkat. Seminggu saja menggunakan produk ini, wajah
dijamin langsung “Cling”. Tekstur krim bermerkuri biasanya sangat lengket,
dengan bau parfum yang menyengat untuk menyamarkan bau logam merkuri tersebut.
"Kalau ada produk yang bisa membuat wajah
menjadi putih dalam seminggu, konsumen harus waspada karena kemungkinan produk
itu mengandung merkuri. Kosmetik yang aman bisa memutihkan kulit, namun
membutuhkan waktu yang lama bahkan bisa berbulan-bulan ujar Kepala Dinas
Kesehatan Sumatera Barat, Rosnini Savitri.
Dia menambahkan, konsumen seharusnya tidak
tergiur hanya dengan iming-iming menjadi putih dalam waktu singkat saja.
Kandungan merkuri bisa menyebabkan kerusakan pada kulit, susunan saraf, otak,
ginjal, serta gangguan perkembangan janin. Jangan lupa, merkuri juga dapat
menyebabkan kanker.







0 komentar:
Posting Komentar